Senin, 05 Juli 2010

" AFTER IMAGE ", 11 July - 8 August 2010







AFTER IMAGE

Personal (Family) Memorabilia 2000-2010
a solo exhibition by Henrycus Napit Sunargo
11 July - 8 August 2010 @ s.14
Jl. Sosiologi no. 14, Komp. Perum UNPAD Cigadung Bandung

Umumnya , sekumpulan foto yang dibuat dalam sebuah kurun waktu tertentu akan tersusun menjadi sebuah dokumentasi historik yang terdiri dari gambaran2 yang saling terkait satu sama lain; sebuah rentetan peristiwa menjadi cerita lazimnya sebuah album atau jurnal visual. Susunannya sendiri bergantung pada pendekatan masing2 individu atau kelompok. Masing2 orang atau komunitas kecil seperti sebuah keluarga akan mempunyai kesenangan, selera atau kecenderungan untuk menyusun sebuah buku foto yang berisi foto2 kenangan ataupun memorabilia seseorang ataupun komunitas kecil tersebut. Tentunya sekumpulan foto dalam buku atau lebih dikenal sebagai album foto ini sebisa mungkin memuat semua kenangan terhadap tempat atau kejadian yang dianggap penting oleh pihak2 yang terhubung langsung pada album foto tersebut.

Adapun foto serial yang saya susun ini mencoba mengadaptasi sebuah pendekatan fotografi yang sangat umum, yaitu kumpulan foto2 yang menjadi memorabilia sebuah keluarga yaitu keluarga dan lingkungan rumah saya sendiri . Tapi disini saya justru mengesampingkan atau bahkan mencoba mengeliminasi penanda waktu yang spesifik dan citra foto yang “langsung menerangkan” atau sekedar dokumentatif yang lazimnya menjadi prioritas utama sebuah “album keluarga”. Disini saya lebih mengedepankan citra yang terkadang abstrak, ambigu, terkesan mentah, keseharian,snaps dan “tak tersusun” berdasar waktu. Kumpulan foto2 disini lebih seperti dokumenter dengan perspektif personal dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Bisa disebut kalau kumpulan foto ini lebih berupa sekumpulan representasi fragmen2 yang memicu sebuah ingatan atau mood yang kadang tidak ada hubungannya sama sekali dengan foto itu secara langsung. Seperti hal nya apabila kita mendengarkan sebuah lagu, terkadang yang terlintas di pikiran kita bukan hal2 yang berhubungan langsung dengan lirik lagu tersebut, namun malah memicu ingatan kita akan sebuah kejadian atau perasaan tertentu yang mungkin malah bertentangan dengan isi lagu itu sendiri.

Dalam kurun waktu 10 tahun ini tentunya banyak sekali kejadian dan peristiwa apabila dirunut satu persatu. Karya fotografi saya anggap medium yang paling efisien untuk menyusun sebuah memorabilia personal yang bisa mewakili berbagai kondisi dan mood. Dengan media fotografi sebagai medium yang saya tekuni, saya merekam gambaran2 foto yang menandai rasa ; ingin mengkomposisi- dekomposisi, jenuh, spontan, dangkal, depresi, eksperimen, atau satir sekalipun dalam kurun waktu 10 tahun ini.

Inti dari foto seri ini adalah memerdekakan semua persepsi yang dibentuk dari fragmen2 yang direpresentasikan dalam karya fotografi yang bersifat ritmik-non historik. Karya fotografi ini bukanlah sebuah konklusi dari sebuah perjalanan linear sebuah kehidupan, namun hanyalah sekumpulan sketsa acak yang dipungut dari sekian banyak fragmen yang diikat dalam sebuah tema.


Opening Exhibition : Sunday, 11 July 2010 at 4 pm

Will be officiated by Mr. Irfan Ahadi Tachrir

Guitar Acoustic by Aminudin TH Siregar

Artist Talk, 5 - 6 pm.


Photography Workshop : " B/W Processing & Dark Room Technique "

7 Days Workshop by Henrycus Napit Sunargo

limited to 10 people/session

Rp. 100.000,- (including material)

contact : Herra ( 0815 7373 7138 )


There are two other programmes in s.14 library ; 7" is a video screening programme by VIDEOLAB (http://videolab.blogdrive.com) in 7 inch LCD player and 6 to 5 is a drawing exhibition in 60 cm x 50 cm space available. This July 2010, we proudly present :






7 " : " ZIZI ", 2 min 59 sec., dvd loop, 2010

a video screening by Muhammad Akbar







6 to 5 : " PATHETIC WALL" , china ink on paper, 21 x 29.1 cm, 2010

a drawing by Mufti Amenk Priyanka



Akbar and Amenk will share about their concept about their works on Sunday, 25 July 2010 @ 2 pm.



artists short profile :























Tidak ada komentar:

Poskan Komentar